Gusi Tidak Sehat Bisa Jadi Pertanda Diabetes

Bookmark and Share


 Diabetes dikenal sebagai salah satu silent disease yaitu penyakit yang tiba-tiba menyerang tanpa gejala dan tanda-tanda yang spesifik. Tingkat gula darah yang tinggi ternyata dapat pula diamati dari kesehatan gusi seseorang, yang mungkin dapat menjadi indikator diabetes.

Penyakit gusi termasuk komplikasi kesehatan yang dapat dialami oleh pengidap diabetes. Bahkan, pengidap diabetes 3 sampai 4 kali lebih mungkin mengembangkan penyakit periodontal atau infeksi bakteri pada ligamen gusi dan tulang yang mendukung gigi.

Penyakit periodontal tersebut dapat meningkatkan risiko kehilangan tulang penyangga gigi. Hal ini terjadi karena umumnya pengidap diabetes lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan sistem kekebalan tubuh yang rendah, sehingga tubuh tidak mampu melawan bakteri penyebab penyakit gusi.

Pada gilirannya, penyakit gusi yang serius dapat mempengaruhi kontrol glukosa darah dan berkontribusi terhadap perkembangan diabetes. Sehingga ada hubungan timbal balik antara penyakit gusi dengan diabetes, seperti dilansir Reader's Digest, Sabtu (17/11/2012).

Seseorang yang mengidap diabetes atau orang yang berisiko tinggi terhadap diabetes harus mewaspadai tanda-tanda pada gusi berikut ini:

1. Gusi berwarna kemerahan, bengkak, dan mudah berdarah
2. Gusi telah surut hingga akar gigi tampak dengan jelas
3. Munculnya nanah antara gigi dan gusi
4. Bau mulut atau rasa tidak enak di mulut
5. Jarak antar gigi terlalu longgar

Jika penyakit gusi bertambah parah, berarti diabetes telah berkembang menjadi semakin parah pula. Segera dapatkan perawatan medis jika Anda menemukan tanda-tanda sebagai berikut:

1. Kerusakan gigi
2. Penyakit periodontal
3. Disfungsi kelenjar ludah
4. Mulut kering
5. Infeksi jamur
6. Infeksi dan penyembuhan tertunda
7. Sindrom mulut terbakar
8. Kurang peka terhadap rasa

sumber

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar