Penyebab Rambut anak anak Rontok

Bookmark and Share
Rambut rontok adalah masalah umum yang dihadapi tidak hanya oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Diperkirakan 3 persen anak menderita kerontokan rambut. Masalah ini harus segera diatasi sebelum anak-anak mengalami kebotakan.

Kerontokan rambut pada anak bukanlah yang yang sepele. Namun bila diketahui penyebabnya dan diatasi dengan segera, kebotakan dini bisa dicegah dengan segera.

Berikut beberapa kondisi yang bisa menyebabkan kerontokan rambut pada anak, seperti dilansir Lifemojo, Senin (10/10/2011):

1. Tinea Capitis
Tinea capitis atau infeksi jamur pada kulit kepala dapat menyebabkan rambut rontok. Kondisi ini merupakan bentuk kurap yang menyebabkan kulit bersisik pada kulit kepala. Dokter biasanya akan menyarankan tes patologis dan akan meresepkan obat-obatan dan shampo anti-jamur. Selain itu perlu juga menghindari penyebaran jamur, seperti menghindari anak untuk berbagi buku, mainan atau pakaian.

2. Alopecia Areata
Kondisi ini terjadi secara alami dan tidak menular. Biasanya ditandai dengan adalah bentuk bulat bulat atau oval yang muncul pada kulit kepala. Kondisi ini bisa menyebabkan folikel rambut rusak sehingga menjadikan rambut rontok. Tidak ada bentuk khusus pengobatan untuk mencegah sepenuhnya, tetapi dengan obat-obatan yang tepat dapat mencegah Alopecia Areata berkembang semakin parah.

3. Trichotillomania (stres)
Dalam kondisi ini, kehilangan rambut disebabkan karena anak-anak suka mencabut, menarik, menggosok atau memutar rambut. Hal ini lebih disebabkan karena kondisi psikologis anak. Anak-anak yang menderita stres memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan kondisi ini. Konseling dan pengobatan yang tepat dapat membantu anak keluar dari situasi stres.

4. Telogen Effluvium (stres berat atau depresi)
Ketika anak menderita stres berat atau depresi seperti kehilangan orangtua, kakek, cedera parah maka dapat menyebabkan rambut rontok. Situasi depresi menyebabkan stres mental pada anak. Demam tinggi dan operasi juga mungkin alasan lain untuk rambut rontok. Perubahan dapat menyebabkan kebotakan baik sebagian atau kebotakan seluruhnya. Tak ada tes khusus untuk mendiagnosa kondisi ini. Setelah anak keluar dari situasi stres, pertumbuhan rambut akan kembali normal dan ini umumnya memakan waktu sekitar satu tahun atau lebih.

5. Kekurangan gizi
Bayi yang menderita kekurangan gizi memiliki kesempatan lebih besar untuk kehilangan rambut. Kekurangan biotin atau vitamin H dan defisiensi zinc dapat menyebabkan kerontokan rambut dan terganggunya metabolisme sel. Asupan berlebihan vitamin A juga bisa menjadi salah satu penyebab kerontokan rambut pada anak-anak.

6. Hipotiroidisme
Anak-anak yang menderita hipotiroidisme juga mungkin menderita kerontokan rambut. Ketika kelenjar tiroid tidak aktif, itu bisa mengakibatkan aktivitas metabolik tidak teratur. Tes darah dapat dilakukan untuk mendiagnosis kondisi ini.

7. Terlalu sering mengikat rambut
Terlalu banyak menyikat, mengikat atau menarik helai rambut dapat menyebabkan kerusakan rambut bahkan dapat memicu kerontokan rambut.
detikhealth.com

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar